Wednesday, 22 April 2015

Netmarble Umumkan Peluncuran Global Mobile RPG “Marvel Future Fight”

Jakarta, April 21, 2015 – Netmarble Games Corp. (Netmarble, CEO Youngsig Kwon, www.netmarble.net) mengumumkan di Seoul, Korea Selatan, mengenai peluncuran action RPGuntuk perangkat mobile terbaru dan yang ditunggu-tunggu, Marvel Future Fight, yang akan dilepas secara global pada 30 April (GMT+9).

 Game RPG terbaru mempersembahkan 36 Super Hero dan Super Villain dalam pengalaman penuh aksi Marvel Universe yang eksklusif di perangkat mobile.
Netmarble dan Marvel bekerja sama dalam menciptakan pengalaman bermain yang intens dan menggambarkan keseruan Marvel Universe, dengan menampilkan jalan cerita autentik karya penulis terlaris dan terkemuka dari Marvel, Peter David.
Marvel Future Fight membawa 36 karakter super, diantaranya Avengers, Spider-Man, Daredevil, dan Guardians of the Galaxy, masing-masing dengan jurus, kemampuan, dan kostum khas mereka. Pemain akan mempelajari bagaimana mengkombinasikan dan memperkuat para jagoan tersebut untuk melancarkan efek terdahsyat, serta membangun tim yang tak terkalahkan.
Menampilkan grafik berkualitas tinggi dan konten yang penuh aksi, pemain akan membawa tim jagoan mereka melawan seteru seperti Loki, Doctor Octopus, Ultron dan lainnya dalam berbagaistage pertempuran. Selain mode PVE dan PVP, Marvel Future Fight juga memberikan petualangan RPG yang menegangkan, dimana pemain akan mendapatkan experience bagi timnya dan meningkatkan statistik jagoan mereka.
“Kami merasa senang karena dapat menghadirkan dimensi baru dari action gaming, yang mengajak pemain untuk menciptakan timnya masing-masing dengan tokoh-tokoh Marvel seperti Iron Man, Rocket Raccoon, Captain Marvel, dan banyak tokoh lainnya,” ujar Gun Kim, CEO Netmarble Monster. “Marvel Future Fight akan meningkatkan standar action RPG di pasar global, sebagaimana kami juga menciptakan pondasi kuat di Korea dengan game Netmarble sebelumnya,Monster Taming.”
“Netmarble telah memimpin pasar Korea dengan meluncurkan Raven di bulan Maret, serta dukungan dari game-game lainnya seperti Monster Taming, Modoo Marble, Seven Knights, dan lainnya,” terang Youngsig Kwon, CEO Netmarble Games. “Kami ingin menjadi yang terbaik dengan upaya kami yang berbekal dari pengalaman, pengetahuan, dan sinergi dari kolaborasi yang luar biasa bersama karakter-karakter Marvel untuk menghadirkan Marvel Future Fight sebagai game yang sukses secara global.”
Marvel Future Fight akan tersedia secara global di App Store℠ dan Google Play™.


Netmarble Umumkan Peluncuran Global Mobile RPG “Marvel Future Fight”

Monday, 20 April 2015

Kampanye Winterflame Game Segera Dimulai, Siap Berikan Standar Baru untuk Game Puzzle Adventure

Jakarta, 20 April 2015 – Artoncode Indonesia sudah mengkonfirmasikan tanggal dimulainya kampanye crowdfunding untuk game puzzle adventure yang mereka kembangkan, Winterflame: The Other Side yang diangkat dari salah satu novel best seller Vandaria Saga, Winterflame. Game ini akan menggelar kampanye selama satu bulan penuh di Kickstarter, mulai dari 21 April 2015 hingga 20 Mei 2015 mendatang dengan target pendanaan CAD $68,000.


Mengintip Persiapan Artoncode dan Vandaria Jelang Peluncuran Kampanyenya Besok!

Dalam game ini pemain akan diperkenalkan dengan seorang anak laki-laki bernama Lev, yang harus berkelana ke lima area berbahaya untuk mencari sahabatnya yang hilang. Namun perjuangan Lev tidaklah mudah, karena masing-masing area memberikan teka-teki yang harus dipecahkan. Tetapi Lev memiliki sebuah magic gauntlet dengan empat macam kemampuan sihir untuk menyelesaikan puzzle-puzzle tersebut. Semakin jauh Lev berkelana, maka semakin kompleks pula teka-teki yang ditemui, yang mengharuskan dia untuk menemukan kombinasi sihir yang pas untuk menyelesaikannya. Dengan teka-teki dan juga petualangan yang emosional untuk Lev ini, Winterflame Game diharapkan bisa memberikan standar baru bagi game puzzle-based adventure yang dikembangkan developer Indonesia.

Fitur-fitur yang diunggulkan dalam Winterflame: The Other Side adalah empat macam kemampuan sihir yang bisa dikombinasikan, 5 area dengan desain puzzle yang unik, dan animasi karakter yang disesuaikan dengan perkembangan emosi karakter dalam cerita (tidak statis).

Artoncode sempat membawa game ini ke GDC 2015 bulan lalu dan berhasil menarik perhatian beberapa studio dan komposer game kelas dunia seperti Hexany Audio (Disney Infinity, Family Guy: Back to the Multiverse) dan Mike Raznick (Tekken Mobile, Oddworld: New ‘n’ Tasty!). Kedua studio dan komposer game ini pun siap membantu pembuatan soundtrack dari game ini. Selain itu, Artoncode juga sudah menggandeng SandboxR untuk membuat minifigure Lev setinggi 3 inci dan 5 inci sebagai salah satu reward bagi backer kampanye Kickstarter-nya nanti.


Proyek ini sendiri sudah dimulai sejak tahun lalu dan sempat menyabet gelar sebagai Most Promising Game dalam Indonesia Game Show 2014. “Kita memulai project ini dengan memperbaiki IP Vandaria. Kita mulai dari novel terlebih dahulu. Melihat novel dan game Winterflame mendapatkan penghargaan, kita optimis bahwa IP ini dapat diterima pasar dengan baik. Oleh karena itu, kita coba platform dengan market yang lebih besar. Kickstarter adalah platform yang memberikan fasilitas kepada pengembang game indie dapat memperkenalkan game secara internasional. Dengan Kickstarter, kita berusaha membuka dan menjalin hubungan dengan talenta-talenta internasional yang punya passion di game genre ini,” ungkap CEO dari Artoncode Indonesia, Indra Gunawan mengenai alasan di balik kampanye Kickstarter untuk Winterflame Game ini.

Berbagai persiapan pun dilakukan oleh Artoncode Indonesia agar kampanye Kickstarter dari Winterflame ini berjalan dengan maksimal. “Persiapan yang kita lakukan adalah pertama praproduksi dan planning yaitu dari segi pengembangan game itu sendiri, yaitu dari segi art, engine, game design, dan sound. Yang kedua adalah preplanning marketing-nya, yaitu bagaimana kita akan mendapatkan perhatian sebanyak-banyaknya calon backer. Penting juga persiapan merespon komen dari backer serta bagaimana update selama dan sesudah kampanye berlangsung. Semuanya perlu planning yang matang. Kita juga ingin mengetes produk yang kita kerjakan ini apakah ini mendapat tanggapan positif dari market lokal dan internasional. Oleh karena itu, kita ke GDC untuk lihat respon dari market luar. Di sana kita dapat banyak tanggapan positif dari para ahli di industri ini. Dan terakhir, tentu saja yang paling penting adalah kita perlu tahu bagaimana Kickstarter bekerja,” jelas Indra.


Selain mempersiapkan produk dan perencanaan dengan matang, Artoncode juga mempelajari beberapa game-game dari Indonesia yang sebelumnya juga meraih kesuksesan di Kickstarter. Selain itu, dengan menggandeng beberapa talenta hebat di setiap bagiannya, Artoncode juga berharap Winterflame Game ini bisa mengangkat level game Indonesia di mata internasional. “Winterflame ini merupakan proyek dengan kolaborasi banyak talenta yang hebat untuk mengangkat game indonesia ke level internasional. Misalnya, untuk penulis, kita libatkan Fachrul Razi (penulis novel Vandaria Saga: Winterflame) dan Ami Raditya (kreator dari Vandaria). Ada Anton Budiono dan Michael Elwin yang sudah lama malang melintang di industri game. Untuk ilustrasi, ada Staven Andersen (Loondon) dan Yohan Power (Vandaria Wars), serta banyak juga yang lainnya. Kita kolaborasi bukan cuma satu team saja,” lanjut Indra. “Winterflame juga menarik dalam arti kita merancang game sekaligus merancang IP-nya, termasuk novel dan card game. Jadi orang-orang yang menikmati Winterflame dari novelnya dulu dan mendapatkan pengalaman baru dari gamenya itu sendiri,” tambahnya.


Dengan berbagai persiapan yang matang, Indra optimis Winterflame Game bisa mencapai target yang dicanangkan. Winterflame Game menurut rencana akan diluncurkan untuk PC pada April 2016 mendatang. Sambil menunggu tayangnya kampanye Winterflame, kita bisa follow Artoncode di Kickstarter https://www.kickstarter.com/profile/artoncode

Informasi lebih lanjut mengenai Winterflame Game ini bisa dilihat di https://www.facebook.com/vandaria atau menghubungi info@vandaria.com.

#####



Tentang Artoncode Indonesia

“Artoncode” berasal dari 3 kata: “Art”, “On”, dan “Code”. Sesuai namanya, kami percaya bahwa video game adalah produk hasil diterapkannya Art pada Code. Maka kami Artoncode Indonesia adalah sebuah studio pengembang game berbasis di Indonesia yang fokus kepada membuat game bermutu tinggi dengan standar internasional. Game kami yang sudah dirilis adalah Faunia Rancher dan Faunia Paw. Kami juga sudah merilis aplikasi lagu anak-anak Harmoni Karaoke. Sekarang kami sedang mengembangkan video game Winterflame: The Other Side dan ChemCaper yang bekerja sama dengan Ace Edventure dari Malaysia.
  • Facebook: https://www.facebook.com/ArtoncodeIndonesia
  • Twitter: @artoncode
  • Website: www.artoncode.com

Tentang Vandaria Saga

Vandaria adalah sebuah dunia yang begitu kompleks, lengkap dengan linimasa sepanjang ribuan tahun. Berawal dari cerita-cerita pendek karya Ami Raditya yang dimuat di majalah Ultima tahun 2000, dunia Vandaria dibuka dengan konsep shared world, artinya dikembangkan secara kolaboratif oleh banyak konseptor, penulis, komikus, animator, dan lainnya. Gramedia Pustaka Utama telah menerbitkan sepuluh buku dengan judul terbaru Redfang dan Masa Elir; dua di antaranya masuk kategori Buku Terlaris 2011 dan Tren Buku 2012 oleh TV One. Penerbit Dolphin menerbitkan novel Vandaria Saga berikutnya, Nedera, pada awal Juli 2013. Vandaria juga telah memiliki produk trading card game, yang telah mencetak rekor MURI sebagai trading card game pertama Indonesia. Vandaria membuka kerjasama dengan berbagai pihak untuk menerbitkan produk-produk lain. Salah satunya adalah Toge Productions dengan game berjudul Lords of Vandaria.
  • Facebook: https://www.facebook.com/vandaria
  • Twitter: @vandariasaga
  • Website: www.vandaria.com




Kampanye Winterflame Game Segera Dimulai, Siap Berikan Standar Baru untuk Game Puzzle Adventure

Thursday, 9 April 2015

Perfect Game Rambah Pasar Mobile, Bakal Rilis OMEGA: The League of Gods

Sukses dengan Swordsman Online  (sm.perfectgame.co.id), kini Perfect Game dikabarkan bakal segera merambah ke pasar mobile game. Dan, OMEGA: The League of Gods dipastikan bakal menjadi game mobile perdana yang akan dihadirkan oleh mereka di tahun 2015 ini.




OMEGA: The League of Gods merupakan sebuah game RPG bertema kartu, yang secara khusus dihadirkan bagi pengguna iOS dan Android. Dengan bantuan engine Unity 3D, game ini menyajikan kualitas grafis yang baik tanpa harus membuat gadget pengguna menjadi berat. Game ini juga dapat dimainkan di perangkat Android dengan spesifikasi minimum sekalipun. Begitu juga untuk iOS, OMEGA: The League of Gods dapat berjalan dengan mulus di iOS 6.0.




Secara keseluruhan, gamers di OMEGA: The League of Gods akan lebih banyak menghabiskan waktu mereka untuk menjajal dungeon. Mereka harus mampu menyelesaikan dungeon dengan skor terbaik agar bisa mendapatkan hadiah. Terdapat pula sistem PvP pada game ini, mereka yang gemar bertarung dapat menikmati fitur ini melalui mode Battle Arena.






Sejauh ini, Perfect Game masih belum meluncurkan informasi lebih banyak terkait game terbarunya yang satu ini. Namun, untuk kamu yang tertarik, saat ini fanpage OMEGA: The League of Gods telah diluncurkan, kalian bisa mengunjunginya melalui tautan berikut.

*Source: GamerBanget  (www.gamerbanget.com)

**Source: http://vgi.co.id/  (vgi.co.id)

Monday, 6 April 2015

[Review Langsung Dari Taiwan] Swordsman World Championship 2015

Jakarta, 26 Maret 2015 - Turnamen yang bernama Swordsman World Championship ini diikuti oleh 7 Negara: Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, China, Vietnam, dan Taiwan yang juga sebagai tuan rumah. Pada turnamen yang juga disponsori oleh Telkomsel danArmaggeddon ini setiap negara peserta mengirimkan 3 orang perwakilannya yang akan memperebutkan hadiah total 55.000 USD.

SM-insidenews-Run-Down

Sebelumnya Indonesia berencana mengirimkan 3 perwakilannya, namun karena salah satu pendekar berhalangan hadir karena satu dan lain hal, maka perwakilan Indonesia yang bisa berangkat ke Taiwan hanya 2 orang, yaitu Fahrul Razi dan Yoga Meidy.

Yoga & Baba

Yoga dan Razi berfoto bersama di Hotel Jakarta sebelum berangkat ke bandara Soekarno-Hatta

DSC_0071

Foto bersama tim PerfectGame di bandara Internasional Soekarno-Hatta


DSC_0073

Foto bersama setelah sampai di bandara Internasional Taiwan Taoyuan



Taipei, 27 Maret 2015 - Pada sore hari kedua wakil Indonesia mengunjungi lokasi pertandingan sekaligus melakukan technical meeting dan latihan untuk Swordsman World Championship 2015.
Seluruh peserta dari 7 negara ini berangkat bersama menuju lokasi pertandingan, tepatnya di Studio Neo 19, Songshou Road, Xinyi District, Taipei. Saat kami sampai di lokasi, studio tersebut sudah di set dengan komputer serta tata panggung yang menarik untuk acara Swordsman World Championship 2015 ini.

DSC_0091

Setelah semua berkumpul, mulailah satu persatu rangkaian acara dimulai dalam sesi latihan. Selain itu seluruh peserta juga diberikan informasi seputar peraturan pertandingan dan lain-lain.

DSC_0107

Sebelum kembali ke hotel, para peserta juga dipersilahkan untuk mencoba bertanding dengan lawan mereka untuk sekedar latihan dan melemaskan jari-jari mereka.

DSC_0113

DSC_0115

Taipei, 28 Maret 2015 - Swordsman World Championship 2015 akhirnya dimulai untuk mencari 8 besar yang akan dipertandingkan besok pada acara Grand Final.

Sebelum acara akbar ini dimulai, para peserta yang hadir bisa berfoto-foto dahulu dengan para cosplay.

DSC_0126

Acara yang juga didukung oleh Telkomsel untuk perwakilan dari Indonesia ini dibuka dengan meriah berkat suguhan atraksi musik yang menarik.

DSC_0163
Setelah itu masing-masing peserta bertanding untuk mencari 8 orang yang akan dipertandingkan pada acara final besok. Pertandingan awal yang masih dibagi menjadi beberapa grup ini menggunakan sistem "best of three".

Pada pertandingan sesi pertama ini, anak kelahiran Aceh yang bernama Fahrul Razi berhasil mengalahkan 2 lawannya dengan skor masing-masing pertandingan 2-0, yang akhirnya membawa dirinya lolos dalam penyisihan grup dan masuk ke 16 besar.

d093ae367310db29904bd013890602c8_L

Begitu juga dengan rekan senegaranya, Yoga Meidy a.k.a Foxins1st. Mojang asal Bandung ini pun dapat mengalahkan lawannya yang berasal dari Thailand dengan skor 2-0, namun sayangnya pada pertandingan keduanya dengan lawan dari China, ia tidak mampu merebut posisi 16 besar seperti yang dilakukan rekan senegaranya Fahrul Razi, yang akrab di panggil Baba.

DSC_0163_b

Tidak berlangsung lama setelah istirahat para peserta selesai, acara pengundian untuk pertandingan perebutan 8 besar pun dimulai, dan Fahrul Razi mendapatkan lawan dari tuan rumah yaitu Taiwan.

DSC_0194
DSC_0215

Pada pertandingan ini sistem yang digunakan adalah "best of five" dan sayang sungguh sayang, Fahrul Razi belum mampu untuk mengalahkan si Tuan rumah dan hanya bisa puas untuk menduduki posisi 16 besar.

Namun pendekar, janganlah kalian patah semangat sampai disini, karena menurut kabar angin yang berhembus, Indonesia akan menjadi tuan rumah acara ini di tahun depan, jadi dukung terus dan mainkan terus Swordsman Online Indonesia agar Indonesia bisa menjadi saksi sejarah kompetisi Internasional ini.

DSC_0132
Taipei, 29 Maret 2015 - Pada hari terakhir berlangsungnya acara ini, ke-8 peserta dari negara Taiwan, Vietnam Malaysia, Korea Selatan dan China ini, bertanding sangat sengit untuk merebut juara pertama dan pada akhirnya perwakilan dari China dengan nama turnamen CN Tony berhasil merebut gelar juara pertama dan membawa 30.000 USD dan gaming gear yang dipersembahkan oleh sponsor utama event ini.

Berikut ini adalah foto-foto para pemenang dari juara 1-8 :

Juara 1:
CN Tony


5ffd3bffdce3684d0d1b5af16ad14883_L


Juara 2 :
KR Kim Sung Hyun

2


Juara 3 :
MY Eng Jie Hong

3


Juara 4 :
VN Vitaminluv

4


Juara 5-8 : 
CN gghhoosstt, CN GH, TW Alan, CN James

5-8

all


~ Semoga Indonesia menjadi juara di Swordsman World Championship 2016 ~

Banner Ucube Game

Fanpage FB Banner Bawah